Bahan AjarPendidikan

Pengertian dan Unsur Pembangun Teks Cerita Pendek

Assalamulaikum.wr.wb

[dropcap]P[/dropcap]ada bab ketiga ini, kita akan membahas tentang teks cerita pendek.

Kompetensi Dasar : 3.5
Mengidentifikasi unsur pembangun karya sastra dalam cerita pendek yang dibaca dan didengar.

Tujuan pembelajaran: peserta didik mampu mengidentifikasi unsur-unsur pembangun cerita pendek.

Simak video pembelajaran ini sampai habis ya…😊

Pengertian

Cerpen merupakan karya sastra berbentuk fiksi.
Teks cerita pendek adalah salah satu jenis karya sastra yang mengisahkan sebagian kisah seseorang yang diceritakan secara ringkas.

Unsur-unsur pembangun teks cerita pendek

Unsur pembangun teks cerita pendek terbagi menjadi dua bagian yaitu, intrinsik dan ekstrinsik.

Unsur pembangun karya sastra cerpen

Unsur Intrinsik

  1. Tema

Tema adalah persoalan pokok yang menjadi bahan utama cerita

  1. Tokoh

Tokoh adalah pelaku yang mengalami peristiwa dalam cerita.

Penokohan adalah sifat atau watak tokoh.

  1. Alur

Alur atau plot adalah rangkaian peristiwa.

Alur terbagi atas 3 bagian yaitu:

  • Alur maju. Cerita diawali dengan pengenalan awal yang terdiri atas pengenalan tokoh beserta watak, latar, waktu dan suasana yang hendak dibangun dalam suatu cerita.
  • Alur mundur. Cerita diawali oleh tahap penyelesaian yang kemudian bercerita mundur ke tahap penceritaan pengenalan.
  • Alur campuran. Cerita diawali dengan klimaks kemudian dimundurkan pada tahap pengenalan masalah.
  1. Latar

Latar merupakan keterangan mengenai tempat, waktu atau suasana terjadinya cerita.

Latar terdiri atas 3 bagian yaitu:

  • Latar tempat adalah lokasi terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam karya fiksi. Contoh: ruang makan, halaman, dan sawah.
  • Latar waktu adalah berhubungan dengan kapan terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam karya fiksi. Contoh: pagi, besok, dan kemarin.
  • Latar sosial adalah perilaku kehidupan sosial masyarakat di suatu tempat yang diceritakan dalam karya sastra. Contoh: bergotong royong.
  1. Sudut pandang

Sudut pandang adalah cara pengarang memosisikan dirinya dalam cerita.

Sudut pandang terbagi atas 4 bagian yaitu:

  • Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama. Maksudnya pengarang berada dalam cerita ditandai dengan tokoh aku atau saya.
  • Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku sampingan. Maksudnya pengarang mengetahui segala peristiwa yang dialami tokoh dan tingkah laku tokoh.
  • Sudut pandang orang ketiga serbatahu. Maksudnya pengarang mengetahui segala tentang tokoh yang ditandai dengan tokoh dia, ia, atau nama orang yang dijadikan dalam cerita.
  • Sudut pandang orang ketiga sebagai pengamat. Maksudnya pengarang menggunakan kata dia terbatas.
  1. Gaya bahasa

Gaya bahasa adalah majas yang dipakai dalam cerita. Misalnya, personifikasi, hiperbola, litotes, ironi, metafora dan lain sebagainya.

  1. Amanat

Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang.

Unsur Ekstrinsik

  1. Bahasa

Bahasa yang digunakan dalam sebuah karya sastra dipengaruhi oleh pengarang.

  1. Latar belakang pengarang

Latar belakang pengarang terdiri atas biografi pengarang, kondisi psikologi pengarang, dan aliran sastra  yang dianut pengarang.

  1. Nilai-nilai
  • Nilai moral adalah nilai kehidupan yang berkaitan dengan akhlak atau budi pekerti. Contoh nilai moral yaitu berbakti kepada orangtua, jujur, sabar, dan ikhlas.
  • Nilai sosial merupakan nilai yang berkaitan dengan aturan dalam kehidupan bermasyarakat. Contoh nilai sosial yaitu saling membeli dan menghormati.
  • Nilai budaya adalah nilai yang berkaitan dengan kebiasaaan masyarakat. Contoh nilai budaya yaitu adat istiadat, perkawinan atau kematian.
  • Nilai religi adalah nilai yang berkaitan dengan kehidupan beragama. Contoh nilai religi yaitu cara beribadah kepada Tuhan.
  • Nilai politik merupakan nilai yang berkaitan dengan gejolak tata pemerintah di suatu daerah.

Setelah ananda menyimak video pembelajaran dan mencermati ringkasan materi, silakan ananda catat materi tersebut di buku catatan.

Selamat belajar 😊

Referensi:

Buku bahasa Indonesia SMP/MTs kelas IX, halaman 40-41, penulis Ika dan Meita dengan penerbit Intan Pariwara.

Fide Baraguma

Saya adalah ibu dari 2 jagoan hebat yang sering terpisah jarak karena tugas abdi negara sebagai tenaga pendidik di perbatasan Sumatera Barat dan Jambi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button