Parenting

Ketika Anak Meminta Sesuatu, Apa yang Mesti Orangtua Lakukan?

“Mama, abang ingin es krim, boleh?” merayu manja pada Mama.

“Boleh, tapi tunggu abang sehat dulu ya, kan abang masih demam. Nanti panas badannya tambah naik,” jelas mama.

Penggalan di atas mengisyaratkan bahwa anak meminta sesuatu di saat kondisi badannya tidak fit. Nah, jika sudah begitu, apa yang harus orangtua lakukan jika anak menangis minta dikabulkan keinginannya?

Orangtua mana yang tidak sayang dengan anaknya. Salah satu bentuk kasih sayang orangtua pada anak adalah menuruti keinginan anak. Tapi orangtua harus ingat, tidak semua keinginan anak dituriti ya!

Ini semua tergantung atas didikan orangtua kepada anak. Jika sedari dini anak dibiasakan, bila ingin meminta sesuatu sebaiknya biarkan anak berusaha atau melakukan sesuatu dulu. Jika orangtua langsung menurutinya alhasil anak akan berprilaku manja. Sehingga, saat dewasa ia terbiasa akan keadaan itu.

Seperti permasalahan di atas, jika orangtua menuruti keinginan anak, maka dampak selanjutnya kesehatan anak akan memburuk. Katakan kepada anak, dengan jawaban boleh, tapi ada alasannya yang mesti dilakukan. Ini bertujuan bahwa meminta sesuatu itu membutuhkan proses. Di sinilah anak akan berpikir, melatih kesabaran, dan mengontrol emosinya.

Apalagi jika anak terus menangis dan memaksa mamanya untuk menuruti keinginannya, itu tidak baik bagi perkembangan anak nantinya, ditambah dengan meminta sesuatu dengan cara memaksa. Jika hal ini terus berlanjut, Anda sebagai orangtua pasti kewalahan dalam menyikapi tingkah anak. Dan ketika dewasa anak bisa saja menjadikan situasi ini sebagai tameng agar keinginanya terkabul.

Nah, untuk menyikapi hal ini baraguma.com akan menyajikan beberapa hal yang harus orangtua berikan pada anak. Apa saja langkah yang mesti orangtua lakukan, simak penjelasannya berikut ini.

Hal yang harus orangtua berikan pada anak

Ajarkan kasih sayang

Ada pribahasa mengungkapkan kasih sayang ibu sepanjang masa. Kasih sayang ayah sepanjang galah. Di sini orangtua yang berperan dalam mendidik anak tentang masalah keinginan adalah ibu. Bukan berarti ayah tidak ikut andil dalam masalah ini. Anak yang dekat dengan ibu akan paham betul dengan tingkah polanya.

Seperti yang telah dibahas di atas, bahwa tidak semua keinginan anak dituruti. Bukan berarti jika orangtua tidak menuruti keinginan anak, orangtua tidak sayang pada anak. Hal ini dilakukan agar anak mengerti dan paham tentang wujud mengabulkan keinginannya.

Nah, bagaimana jika anak meminta sesuatu diiringi dengan tangis, marah-marah, mengamuk bahkan membentak. Pasti orangtua akan kelabakan, kebingungan bahakan emosi yang tidak terkendali menyikapi anak yang demikian.

Untuk mengatasi anak yang terbiasa dengan situasi ini, orangtua mesti bisa mengubahnya dengan pendekatan kasih sayang dan disiplin. Dekatilah anak, genggam tangannya, bicara dari hati ke hati, dan berikan pemahaman.

Berikan pengertian

 

Pengeluaran keuangan sebuah keluarga pasti berbeda-beda, sesuai dengan pendapatan yang diterima dari hasil bekerja. Jika berpenghasilan lebih, bisa disimpan untuk tabungan. Bahkan ada yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja.

Ketika anak meminta sesuatu sedangkan kondisi keuangan keluarga tidak memungkinkan, apakah orangtua harus menuruti keinginan anak? Di sinilah orangtua akan memberikan pengertian kepada anak bahwa orangtua tidak memiliki uang. Apabila anak menginginkan baju baru, orangtua bisa memberikan pemahaman bahwa baju lama masih bisa dipakai.

Turut serta

Ikut sertakan anak terlibat atas permintaannya. Misalnya, anak ingin membeli sepeda, ajarkan anak untuk turut serta menabung. Dengan menerapkan sikap andil anak akan mendapatkan banyak pelajaran.

Atau orangtua bisa mengajarkan anak untuk patungan dengan orangtua. Buatlah perjanjian, Jika uang untuk membeli sesuatu sudah memenuhi setengah harga, orangtua bisa menambahnya setengah lagi. Dengan begitu, anak sudah belajar sabar dalam mengumpulkan uang.

Orangtua harus ingat juga, jika uang sudah terkumpul jangan lupa untuk segera membelikan sesuatu yang telah diinginkan oleh anak. Jangan sesekali untuk mengingkari kesepakatan yang telah dibuat ya!

Demikianlah cara orangtua mengajarkan anak ketika meminta sesuatu. Bagaimana orangtua menyikapinya tergantung pada didikan yang telah diberikan pada anak. Semoga tips tersebut dapat membantu orangtua mengatasi masalahnya.

Fide Baraguma

Saya adalah ibu dari 2 jagoan hebat yang sering terpisah jarak karena tugas abdi negara sebagai tenaga pendidik di perbatasan Sumatera Barat dan Jambi.

Related Articles

Yuk dibully!

Back to top button